Tulis yang kamu cari

Adv

Kebanggaan Lokal dari UKM Asli Indonesia yang Multikultural




UKM asli Indonesia memang unggul. Banyak produk kreatif yang dihasilkan mampu dipamerkan pada tanggal 22-25 Maret 2018 di Hall A & Hall B Jakarta Convention Centre (JCC). Ada 400 UKM binaan BUMN dari seluruh penjuru nusantara. Produk tersebut terdiri dari pakaian, kerajinan tangan, dan makanan khas Indonesia yang semuanya berasal dari mitra binaan Rumah Kreatif BUMN, khususnya Telkom Indonesia.
Tidak hanya pameran, acara yang bertajuk Telkom Craft Indonesia 2018 juga menampilkan program edukasi dan hiburan. Program edukasi diisi dengan berbagai macam talkshow, workshop, dan demo tenun. Sementara untuk program hiburan terdiri dari penampilan akustik, tarian daerah, fashion show, dan bintang tamu dari penyanyi berbakat di Indonesia. Keseluruhan acara mampu memberi inspirasi bagi para pengunjung karena didesain dengan sentuhan etnis Indonesia yang multikultural.


Sebagai sebuah acara yang bertujuan untuk mengeksplorasi kompetensi dan karya unggulan generasi penerus bangsa, Telkom Craft Indonesia berfokus pada keunikan dari kain khas nusantara. Begitu banyak kain khas nusantara yang dipamerkan seperti batik, ulos, sasirangan, songket, dan tenun. Dari semua itu, Blogger Eksis tertarik dengan tenun nusantara, terutama yang berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Pakaian berbahan dasar tenun ikat sering dinilai sebagai busana tradisional yang tidak kekinian bagi generasi milenial. Padahal tenun akan menjadi tren yang semakin berkembang karena memiliki nilai histori tersendiri saat dikenakan. Sejak akhir tahun lalu, aku bersama teman-teman desainer muda mulai berkolaborasi dengan para desainer lokal di kabupaten Belu, NTT untuk membuat berbagai macam produk olahan berbahan dasar tenun dibawah naungan brand Leloq. Tidak hanya menghasilkan kain, produk lokal kami juga sudah dipamerkan dalam bentuk pakaian dan tas.


Maka, tenun diyakini tidak hanya berkembang sebagai mode pakaian semata. Tenun juga bisa dibuat menjadi kerajinan tangan khas Indonesia yang lebih berkualitas dan bersaing di pasar global. Hal ini sejalan dengan tema Telkom Craft tahun ini, yaitu Local Heroes to Global Champions. Semangat ‘Pahlawan Lokal untuk Pemenang Global’ memang begitu terasa saat Blogger Eksis mendatangi beberapa booth UKM yang mempromosikan produk tenun ikat khas NTT.

1. Ana Tenun Ikat NTT
UKM ini dimiliki oleh Frengky Mahabar. Dengan slogan made to order, Ia selalu membuat berbagai macam produk sesuai pesanan. Produk yang menonjol ditawarkan oleh UKM ini yaitu tenun ikat sumba timur. Bukan hanya dalam bentuk kain, Ia juga sering mendapat pesanan produk dalam bentuk bolero.
Franky berharap agar para pengunjung Telkom Craft Indonesia 2018 tidak hanya mengenal kain khas provinsi lain saja. Nusa Tenggara Timur begitu kaya dengan motif tenun dari Flores, Maumere, Sabu Raijua, Sikka, dan Sumba. Setiap motif  tenun tersebut memiliki cerita yang berbeda. Masing-masing motif akan memperkenalkan adat dan budaya yang memiliki ciri khas.
Selain motif, pewarnaan juga menjadi pilihan pengembangan produk UKM ini. Tidak hanya melalui bahan kimia, warna produk motif ini juga unggul melalui pewarnaan alami atau biasa disebut dengan warna indigo. Pewarnaan alami akan menggunakan bahan seperti akar kayu, dedauan, dan campuran bahan lain yang didapat dari alam lalu direbus. Proses pewarnaan ini bisa membutuhkan waktu sekitar 3 bulan untuk membuat tenun ikat dalam bentuk produk jadi.
Hal yang menarik dari UKM ini yaitu sudah memiliki konsep kemasan (packaging) dari setiap pembelian tenun. Saat kita melakukan pembelian, kita bisa mendapat kemasan berupa tas dari daun lontar yang juga dibuat dengan keahlian menganyam yang dimiliki para pekerja kreatif lokal di Nusa Tenggara Timur.


      2. Rumah Tenun Ikat NTT


      UKM ini berada di ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu Kota Kupang. Pilihan kain tenunnya sangat menarik dengan aneka motif yang padat namun terlihat rapi. Deretan kain tenun yang dihasilkan UKM ini memiliki standar produk premium.
      Kualitas hand made dari owner sekaligus desainer lokal bernama Merry Mesah mampu menciptakan berbagai ragam produk yang tidak luntur dan terasa lebih lembut saat dikenakan. Ia juga berhasil memadukan tekstur kain agar tidak kaku sehingga nyaman jika dipakai kemanapun.
      Proses pewarnaan alami juga masih digunakan untuk membangkitkan kreasi corak yang mempertahankan kearifan lokal. Hal ini membuat mutu produk terlihat tidak membosankan. Warna warni motif yang dihasilkan dari Rumah Tenun Ikat NTT memberi impresi keindahan tersendiri.
Beragam produk juga bisa digunakan dalam berbagai momen sehingga membuat penampilan kita semakin modis. Kain tenun diolah ke dalam bentuk produk turunan, seperti kain futus timur, sarung, syal, selendang, jas, jaket kulit, dan celana panjang yang bisa digunakan semua kalangan. Aksesoris seperti topi khas NTT juga ditampilkan sebagai salah satu produk unggulan UKM dan pelengkap pakaian. Bahkan ada juga tenun yang dimanfaatkan sebagai pajangan unik untuk dekorasi rumah.

Harga yang ditawarkan mulai dari 250.000 hingga jutaan rupiah. Perbedaan harga didasari atas kualitas bahan, ukuran, dan teknik pewarnaan. Menenun itu tidak mudah. Butuh waktu dan tenaga yang begitu lama untuk menghasilkan satu lembar kainnya.
Untuk memasarkan produk-produk premium dari UKM ini, Merry juga mulai menjual produk secara digital. Ia bekerja sama dengan salah satu portal belanja online terbesar yang bernama Blanja.com. Jika kamu berminat, silakan langsung melihat produk yang ditawarkan melalui https://www.blanja.com/store/rumahtenunikatntt

         3. Tenun Ikat Ina Sabu


      UKM ini menyediakan, mengerjakan, dan menerima pesanan dengan pilihan desain yang inovatif. UKM yang sudah terbentuk sejak tahun 2005 lalu berawal dari lapak kecil yang hanya berjualan kain tenun ikat saja. Dengan kegigihan, Nofer Linda Kanni yang membuat variasi produk olahan dari tenun mampu mengembangkan usahanya dengan omset puluhan juta per bulan.
      Berlokasi di Jalan Sukun 1 RT.009, RW.004, Kelurahan Oepura, Kota Kupang, tenun ikat yang dijual memiliki kualitas produk terjamin. Tidak hanya dari segi bahan dan ukuran, Ia juga membuat produk jadi multifungsi. Kain tenun bisa digunakan sebagai sarung maupun selimut. Syal tenun yang dibuat bisa dipakai sebagai selendang atau ikat kepala.
Dalam pemasaran produk, Tenun Ikat Ina Sabu banyak menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai pihak. UKM ini memanfaatkan peluang untuk memasarkan produk secara offline maupun onlineUKM ini telah bersinergi dengan portal online shop yang menawarkan transaksi secara digital. Untuk melihat katalog produk dan pemesanan, kamu bisa segera cek melalui https://www.blanja.com/store/tenunikatinasabu.
Produk yang ditawarkan dari Tenun Ikat Ina Sabu terdiri dari kain, tas, dan jas dengan harga yang ditawarkan cukup bervariasi antara Rp 150.000 – Rp 3.500.000. Selain kelengkapan dan kualitas produk yang teruji, UKM ini juga unggul pada pelayanan yang prima. Maka, kepuasan pelanggan menjadi hal yang utama bagi pengembangan usaha ini secara umum.

      4. Komodo Gift Shop


      Betapa elok tenun ikat yang dirancang oleh Candy Latubatara melalui UKMnya. Ia mendesain pakaian yang mengikuti tren fashion terkini. Baju yang dibuat tidak hanya diperuntukkan untuk kaum wanita saja, beberapa produk juga bisa dikenakan oleh para pria. Pakaian dari tenun ikat ditransformasikan ke dalam bentuk jas, kemeja, blouse, blazer, cardigan, dan gaun panjang (dress).
Candy Latubatara, CEO Komodo Gift Shop memiliki usaha di Jalan Soekarno Hatta – Kampung Air, Labuan Bajo. Tidak hanya menjual produk dalam pameran skala lokal dan nasional, Ia juga semangat mempromosikan produk melalui ranah digital seperti di https://www.blanja.com/store/komodogiftshop.


Produk yang dijual secara online maupun offline hampir sama ragamnya. Dengan bahan utama kain tenut ikat asli Nusa Tenggara Timur, Ia memodifikasi kain tersebut ke dalam bentuk produk yang berfungsi sebagai souvenir atau oleh-oleh yang bisa dibawa pulang siapa saja setelah mengunjungi NTT. Para pelancong tidak hanya sekedar bisa membeli pakaian, banyak juga produk topi, syal, gelang, tas, dan sepatu yang bisa dibagikan sebagai hadiah kepada kerabat.
Harga yang ditawarkan begitu terjangkau antara Rp 150.000 – Rp 1.500.000. Sesuai dengan keunggulan motif yang trendy alias tidak ketinggalan zaman. Para pembeli pun dijamin akan tampil bergaya modern dan tetap terkesan fashionable.

Blogger Eksis bersama CEO Komodo Souvenir


Peran Blanja.Com dalam Pengembangan UKM Asli Indonesia




Telkom Craft Indonesia 2018 memang didaulat sebagai eksibisi yang mendukung program BUMN Hadir untuk Negeri. Suatu pencapaian pemberdayaan ekonomi rakyat yang menunjang tujuan pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Untuk menjangkau pasar global, para pelaku usaha terus dituntut tidak hanya meningkatkan mutu produk yang memiliki daya saing tinggi. Para pelaku UKM harus mampu menggunakan teknologi digital untuk implementasi promosi produk kreatif terbaik yang telah dibuat kepada dunia.
Untuk itu, platform Blanja.com sebagai anak perusahaan dari Telkom digandeng menjadi mitra e-commerce yang mampu menumbuhkan produktivitas transaksi digital dengan mempromosikan produk khas UKM asli Indonesia. Pengalaman belanja secara online memang diperlukan karena gaya hidup digital sudah dikenal luas oleh masyarakat. Semua kebutuhan akan produk lebih mudah didapat oleh konsumen melalui platform Blanja.com.

Beberapa produk UKM asli Indonesia seperti tenun ikat sudah Blogger Eksis ulas di atas. Berikut aku akan menjelaskan bagaimana cara belanja produk-produk tersebut di Blanja.com :
1. Buka portal Blanja.com, lalu pilih produk yang diiinginkan.
Kamu bisa mengklik “blanja sekarang” untuk membeli produk secara langsung setelah memilih zona pengiriman, warna, ukuran, jumlah, dan atribut lain dari produk yang kamu ingin beli.
Kamu juga bisa menambahkan produk ke favorit terlebih dahulu dengan mengklik “tambahkan ke troli”.
2. Setelah selesai, tambahkan alamat pengiriman dan nomor telepon yang bisa dihubungi lalu klik simpan. Jangan lupa untuk memilih jasa pengiriman yang ingin digunakan.  
3. Lanjutkan dengan pembayaran melalui pilihan metode yang telah disediakan. Bisa transfer antar bank, kartu kredit, kartu debit, Tcash, T-Money, Indomaret, dan layanan financial technology lain.
4. Masuk ke halaman pembayaran dan bayar pesanan sesuai dengan harga yang tertera. Status pemesanan akan berubah menjadi “telah dibayar”, yang artinya barang sedang menunggu dikirim oleh penjual.
5. Setelah penjual berhasil mengirimkan barang, status pemesanan akan berubah menjadi “telah dikirim”. Ketika kamu sudah menerima barang, silakan klik “konfirmasi” untuk membuat status pemesanan “selesai”.
Cukup 5 langkah, kamu sudah bisa mendapat produk lokal yang kamu inginkan. Akselerasi transaksi ini juga membuat pertumbuhan UKM semakin tampil maksimal. Produk UKM dari seluruh Indonesia akan dekat dikenal oleh masyarakat. Masing-masing daerah bisa menonjolkan identitas lokal sebagai pengembangan ciri khas yang membumi.

Fasilitasi Blanja.com pun mampu menarik pembeli potensial dari seluruh wilayah Indonesia. Blanja.com mampu menjembatani UKM yang punya produk berkualitas menuju pasar yang kompetitif. Hal ini mendukung atmosfer transaksi yang memberi kegairahan pada potensi UKM asli Indonesia dengan produk-produk yang bertahan pada kearifan lokal. Blanja.com bagai lokomotif pengembangan portal online shop yang informatif karena turut mendukung kemajuan perekonomian digital di Indonesia.
Bapak Aulia Ersyah Marinto selaku CEO BLANJA.com menjelaskan peran BLANJA.com sebagai perusahaan jual beli online yang memberi pengalaman belanja online to offline secara mudah dan praktis

      
Kecanggihan teknologi informasi juga memberi ruang luas bagi UKM asli Indonesia untuk berkembang lebih cepat menuju pasar global. Dibutuhkan kesadaran teknologi untuk memanfaatkan ranah digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Peluang lapangan pekerjaan pun akan semakin terbuka lebar jika UKM terus meningkatkan produktivitasnya.
        Semoga sinergi antara UKM dan platform Blanja.com terus dinamis dan semakin eksis sebagai wahana digital yang memberi pengaruh kuat dalam perekonomian nasional. Blogger Eksis berharap agar apresiasi yang diberikan kepada UKM mampu meningkatkan antusiasme terhadap peningkatan kualitas produk lokal yang multikultural.

#MasaIyaGakBelanja
Dukung terus kualitas produk UKM se-Indonesia dengan belanja karya-karya terbaik mereka di Blanja.com

2 komentar:

  1. Koleksi sepatunya memanggil dompet saya 😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk.. Anna tinggal pilih aja.
      Nanti bayarnya di Blanja.com.
      hha*

      Hapus