Tulis yang kamu cari

Adv

Blogger Eksis Ikut Kelas Blogger di Kaskus

Halo, Reader!

‘Pada Hari Minggu, ku turut ayah ke kota
Naik delman istimewa ku duduk di muka … .’

Begitulah sepenggal lirik lagu yang pernah menghiasi masa kecilku. Berhubung Blogger Eksis sudah dewasa, hari minggu pun harus diisi dengan kegiatan-kegiatan produktif. Sebagai contoh, Blogger Eksis ikut Kelas Blogger ke-19 pada hari Minggu, 21 Januari 2018 lalu.

Sebenarnya, pertama kali mengenal Kelas Blogger itu dari tahun 2017. Namun, saat itu aku belum pernah masuk kelas. Aku justru langsung terlibat menjadi buzzer untuk menonton live streaming youtube tanpa kuota yang disponsori oleh operator selular zona biru. Begitu aku tahu ada kesempatan untuk masuk kelas blogger di awal tahun ini, aku tak mau melewatkan peluang itu.

Kelas Blogger yang diadakan di Kaskus Playground, Menara Palma Annex Building P11, Jl. HR. Rasuna Said X2 Kav-6, Jakarta Selatan mengajarkan materi tentang Photoshop. Dengan peserta kelas terdaftar sekitar 52 orang, tapi hanya setengah yang tampak terlihat antusias untuk belajar aplikasi edit foto ini.

Edit foto bukan sesuatu yang baru bagiku. Sebelumnya, aku sudah pernah mendapat materi ini saat kuliah. Beberapa kali aku juga belajar otodidak untuk memanipulasi gambar yang telah kita ambil menggunakan kamera. Apalagi era digital, aku bisa belajar dari mbah google atau tutorial-tutorial yang disajikan para youtuber.

Tapi, aku tetap nekat untuk masuk kelas ini karena memang menghadirkan narasumber kredibel, panggil saja Hafiez Ahmad Agam dari Komunitas Tukang Foto Indonesia. Beberapa pertanyaan besar mulai menghantuiku, apakah Photoshop masih digunakan di zaman now?. Sementara aplikasi-aplikasi dari para pengembang teknologi sudah semakin praktis digunakan seperti VSCO, PhotoGrid, InstaSize, Camera 360, B1612, dan masih banyak lagi. Aku pun justru sedang mencoba belajar edit foto dengan menggunakan Adobe LightRoom yang konon sering digunakan kalangan profesional untuk menyulap foto semakin tajam maksimal.
Langkah kakiku tak gentar, sebagai blogger eksis, aku juga punya prinsip untuk menggunakan foto dokumentasi pribadi sebagai konten tulisan. Hal ini aku lakukan agar karya tulisan yang aku buat memiliki nilai kebanggaan tersendiri dan tulisan akan mengalir lebih rapi. Selain itu, aku bisa pamer foto lebih kece kan di feed instagram.
koleksi foto admin fanpage Kelas Blogger

         Sekitar jam 10.00 WIB, aku baru masuk kelas. Padahal jam 08.00 pagi kelas dimulai sesuai jadwal. Untung saja, aku tidak disetrap oleh guru kelas atau dibully peserta lain.
Sempat nyasar sih mencari lokasi apalagi ojol (ojek online) yang aku naiki juga belum tahu tempat ini. Maklum saja aku juga baru pertama kali main ke kantor Kaskus. Setelah kesana kemari mencari alamat, tibalah aku di auditorium yang cukup besar itu.

Blogger Eksis langsung menempati posisi duduk dekat dengan teman-teman blogger yang sudah aku kenal sebelumnya. Ruangan nyaman dan tempat duduk seperti balkon pun asyik karena banyak colokan yang tersedia. Hal yang membuat sedih itu saat aku belum sempat berfoto ria di sana. Ah, sudahlah. Suatu saat Aku Pasti Kembali 😆
Aku pun mulai menyalakan laptop dan membuka aplikasi Adobe Photoshop CS3. Beberapa materi sudah tertinggal dan aku tidak sempat meminta aplikasi photoshop portable yang bisa diinstall. Aku tidak patah semangat. Aku segera menyesuaikan diri secepat mungkin agar tidak ada materi yang terlewat.

Materi yang diberikan selama 3 jam begitu dikupas tuntas oleh pembicara. Layaknya seorang guru di dalam kelas, Hafiez Agam begitu sabar mengulang materi sampai para blogger merasa puas.
Makanya, bagi teman-teman blogger yang tidak sempat datang, aku mau berbaik hati nih berbagi trik menarik agar foto yang kita jepret bisa menjadi nilai plus untuk tulisan yang kita buat. Siapa tahu para pembaca bisa betah stalking di blog kita. Mari kita pelajari teknik masking.

Teknik masking itu menggabungkan dua layer berbeda dalam satu foto sehingga menghasilkan kondisi yang berbeda antar latar dengan obyek. Seperti hal bokeh effect yang ada di smartphone Samsung Galaxy J7 Pro terbaru (ups, bukan iklan). 😋
Salah satu teknik masking yang diajarkan dalam kelas ini yaitu dengan perpaduan warna black and white (BW) terhadap warna asli pada objek atau sebaliknya. Sempat bingung sih untuk mengikuti instruksi, tapi jika dicoba perlahan bisa segera dipraktekkan. Berikut langkahnya:

  1. Pilih foto yang akan diolah lalu beri warna sesuka hati kita, tapi tetap mempertahankan naturalitas yaa.
  2. Foto yang sudah diberi warna dibuatkan layer baru. Dengan cara tekan Ctrl+Alt+Shift+E pada keyboard atau tuts laptop/notebook.
  3. Duplicate layer dengan klik kanan dan pastikan muncul layer baru dengan nama background copy.
  4. Ubah layer background copy tersebut menjadi warna hitam putih dengan teknik pewarnaan yang tepat.
  5. Lakukan add masking antara layer hitam putih dan layer baru dengan menggunakan icon yang berbentuk seperti kamera bertuliskan add layer mask. Posisi icon, ada di kanan bawah layar photoshop.
  6. Setelah layer bersatu. Atur foreground color ke warna hitam dan putih. Untuk mengatur, coba lihat di layar photoshop sebelah kiri bawah yang tampak lambang persegi bertumpuk dengan dua warna).
  7. Pilih brush tool dan arahkan ke area yang ingin dijadikan warna tampak beda. Ukuran brush tool bisa disesuaikan kebutuhan. Usahakan foto dizoom saat mengarahkan brush tool agar lebih terlihat rapi.
Segera lihat hasilnya. Pasti akan ada perbedaan antara warna hitam putih dengan warna asli pada foto yang kamu olah. Cukup dengan 7 langkah. Pasti kamu bisa!. 
Hasil olah foto teknik add masking
 
      Setelah materi tentang Photoshop selesai. Peserta kelas juga mendapat sosialisasi dari tim KasKus. Jadi, peserta yang hadir bisa langsung mendaftar untuk bergabung sebagai Kaskus Creator. Cocok nih untuk kamu yang bisa merangkai kata menjadi karya.

Ceritanya platform Kaskus yang sudah eksis sejak tahun 1999 memberi kesempatan untuk para Blogger yang hobi menulis untuk membuat thread disana. Wah bisa dipanggil agan (sebutan para penghuni kaskus). Jika thread yang kita buat banyak pembaca atau bisa jadi viral, agan akan mendapat poin dan bisa menukar dengan saldo KasPay. Kalau saldo KasPay sudah banyak, bisa ditransfer juga nih ke rekening pribadi.
Sebenarnya Blogger Eksis sudah bergabung dari KasKus beberapa tahun lalu. Awal bergabung karena aku ingin apresiasi bahwa platform ini dibuat oleh salah satu anak negeri yang berprestasi.
Tapi dari lubuk hati terdalam, aku belum begitu tertarik untuk aktif menjadi kaskuser. Wajar saja karena di Kaskus lebih terkenal dengan forum jual beli dan kaskuser yang interaksi di dunia maya pun lebih banyak menggunakan akun anonim. Terus fitur-fitur yang dihadirkan juga kurang bersahabat. Aku jadi belum peka deh untuk berjejaring via platform tersebut. 😌

Sejak aku tahu ada Kaskus Creator, aku mulai tertarik untuk eksis di forum KasKus. Lumayan kan bisa memonetisasi tulisan menjadi penghasilan. Semoga aja setelah wara wiri ada yang ngasih cendol juga. Kalau kamu tertarik, bisa klik disini.

Di akhir acara, para peserta kelas yang mulai tampak lapar segera bergegas menuju pantry. Potluck yang melimpah sudah tersaji di atas meja. ‘Wah, seru!’, ujarku dalam hati. (Potluck itu makanan atau cemilan apapun yang harus dibawa tanpa ada syarat khusus, namun bisa dinikmati bersama). Sambil kita ngemil, para peserta kelas saling bercengkerama agar silaturahmi terjaga erat.


Sampai jumpa di Kelas Blogger berikutnya!. Semoga ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan untuk mengolah foto agar menyempurnakan konten blog. Salam Kreatif*

6 komentar:

  1. Nulis yuk di kaskus, saya sudah dan pembacanya lumayan banyak

    BalasHapus
    Balasan
    1. id ente di kaskus apa gan, salken Gan dari ISKRIM :D

      Hapus
    2. Blogger Eksis juga sudah nulis di Kaskus Kreator.

      ID'a @memaidy

      Hapus
  2. kapan2 dateng lagi yaaa....

    BalasHapus
  3. Wow bermanfaat bgt ini apalagi aku yang belum jago fotografi

    BalasHapus