Tulis yang kamu cari

Adv

Keanekaragaman Informasi dalam IDN Times yang Memberi Inspirasi

Kantor IDN Times



Media berita dengan platform digital sudah sangat dekat dengan kehidupan siapa saja. Hal ini didukung dengan kemudahan mendapat informasi dalam genggaman. Artinya, gadget sudah menjadi bagian dari kebutuhan pokok yang mampu menyebarkan informasi secara cepat. Kebutuhan ini dipenuhi oleh generasi milenial (Y) dan generasi Z.
Dengan adanya media massa berbasis web berita dan startup, publik dapat mengakses informasi secara interaktif. Kecepatan update berita dan ketepatan variasi informasi yang dapat diakses berulangkali, membuat media berita versi digital semakin personal dan opsional. Setiap web dapat dinikmati sesuai kebutuhan dan pilihan informasi dari pengguna dimana saja dan kapan saja. Kondisi ini menjadi magnet terbesar bagi sebagian besar konsumen media massa elektronik untuk beralih ke media berita siber. 
Informasi yang disebar melalui media siber bisa terkoneksi langsung dengan media sosial. Dari situ, konten-konten unik bisa saja menjadi viral seketika. Ruang informasi pun terbuka dengan segala referensi didalamnya.

IDN Times termasuk dalam 10 media online terbesar di Indonesia
Berdasarkan data dari comScore bulan Desember tahun 2017, ada salah satu media siber terbaru yang berada di peringkat ke-7 dari urutan 10 besar media digital terbesar di Indonesia. Media siber ini dikenal dengan nama IDN Times. Dengan total Unique Visitor (UV) 8.908 dan total Page Views (PV) 67.323, IDN Times bersaing dengan media-media siber lain yang sudah lama ada.
Kemudahan akses internet dalam genggaman telah mendukung performa IDN Times sebagai media siber yang sangat memiliki pengaruh bagi penyebaran informasi. Resistensi informasi yang berisi sesuai dengan tagline ‘The Voice of Millenials and Gen Z’. Media siber ini berhasil memberi efisiensi tersendiri dalam membaca dan menulis berita yang penting untuk dikabarkan.
Keunikan IDN Times sebagai media siber multi-platform memiliki pendekatan jurnalistik dan suara kreatif. Informasi diproduksi dengan menekankan pada visual, listicle, dan teks konten interaktif. Aksesibilitas untuk membaca dan menulis melalui IDN Times pun begitu praktis sehingga kita bisa melakukan apa saja saat membuka media siber yang telah hadir sejak tahun 2014.
     Konten positif IDN Times ikut serta membangun peradaban masa depan yang lahir dari revolusi digital. Pantas saja lalu lintas traffic media siber ini mampu hadir pada page one google karena sudah terindeks SEO dan memenuhi unsur algoritma yang bersaing dengan media siber lain.
Fokus IDN Times semakin mengukuhkan diri sebagai News & Entertainment Portal melalui pembagian kategori news, hype, life, quiz, community, business, sport, food, automotive, health, travel, fiction, opinion, tech, men, and science. Keanekaragaman minat informasi yang dihadirkan terasa begitu memuaskan pengguna yang mengakses media siber ini. Perspektif pun semakin kaya karena konten kreatif dibuat dengan begitu indah. Bukan hanya sekadar tulisan yang tak berfaedah.

Saat membuka media siber IDN Times, kita akan melihat 3 opsi di halaman depan yang memuat informasi:
1. What’s Hot berisi tulisan-tulisan yang menjadi headline dan banyak dishare oleh para pengguna.
2. Trending memungkinkan siapa saja melihat informasi yang sedang happening untuk diperbincangkan sehingga tulisan yang masuk ke dalam fitur ini memiliki viewers paling banyak dibaca.
3. Artikel Terkini merupakan kumpulan konten tulisan terbaru yang telah dibuat sesuai urutan tanggal hari ini dan sebelumnya.

IDN Times hadir memenuhi kesadaran, keterlibatan, dan tindakan yang berkolaborasi antara konten kreator dan pembaca. Melalui tools dengan pencarian pada kata kunci mampu memudahkan siapa saja untuk berpartisipasi melihat informasi sesuai berita yang diminati. Komentar dalam setiap tulisan juga akan menunjukkan bahwa media siber ini telah melakukan komunikasi dua arah yang interaktif. Sebagai pengguna, kita pun tidak hanya terlibat sebagai pembaca melainkan bisa menjadi konten kreator yang menjangkau seluruh lapisan dunia.
Menulis di IDN Times Community
Bagaimana cara mendapatkan jutaan rupiah sebagai konten kreator?
Tulisan yang telah kita buat akan mendapat kesempatan untuk dibaca dan dibagikan ke jutaan pembaca di Indonesia. Setelah terbit secara digital, kita akan mendapat apresiasi berupa poin. Nilai poin tersebut bisa dikonversikan menjadi uang. Langsung saja, ikuti langkah-langkah seperti di bawah ini:
  1. Pastikan kita sudah memiliki akun IDN Times dan segera login. Jika belum, klik tombol “create post” di pojok kanan atas. Lalu registrasi akun menggunakan akun Facebook atau email. Setelah terdaftar, mulai lengkapi profil dan buat tulisan secara konsisten.
  2. Tulis sebuah artikel atau topik yang kita suka atau sesuai dengan kategori di IDN Times. Pastikan judul dan isi tulisan menarik supaya bisa mencapai page views yang tinggi.                                                                  Ada dua bentuk tulisan yang bisa ditulis. Pertama, bentuk listicle. Tulisan ini memiliki poin-poin yang memudahkan pembaca untuk menyerap informasi dengan efektif secara detail. Kedua, bentuk narasi. Tulisan ini bertutur seperti uraian atau deskripsi yang lebih mengalir. Kedua bentuk tulisan ini bisa ditambahkan unsur visual agar konten tidak membosankan.
  3. Setiap konten yang telah lolos penyuntingan dan mendapat 100 views, maka akan mendapatkan 1 poin. Kumpulkan poin sebanyak-banyaknya. Lalu tukarkan poin dengan uang atau barang yang telah disediakan. Minimal poin yang dapat ditukar adalah 500 poin dan proses redeem poin akan diproses maksimal selama 7 hari kerja.
  4. Untuk menambah poin dengan jumlah banyak, ikuti online competition yang memberi bonus poin. Tenang saja, tidak ada masa hangus sehingga poin bisa ditukarkan kapanpun.
  5. Pelajari infografis di bawah ini untuk menjangkau pembaca lebih banyak.
Infografis tentang Pembaca IDN Times di seluruh Indonesia

Sebagai media siber berbentuk multi platform, IDN Times juga mulai mengembangkan prospek bisnis ke depan. Tidak hanya bisa diakses melalui web saja, IDN Times telah tersedia dalam bentuk aplikasi yang dapat diunduh melalui Google Play Store atau App Store. Media siber ini juga mulai merambah konten video melalui channel IDN Times di YouTube yang berisi informasi secara audio visual dan mulai konsisten memproduksi webseries dalam IDN TV.
Tidak hanya bersifat online, IDN Times pun hadir secara offline. Melalui acara inovatif yang mutakhir, IDN selalu melibatkan konten kreator dan pembaca bisa melakukan kopi darat alias bertemu langsung untuk berinteraksi. Sebut saja, BeautyFest Asia, IDN CreativeFest, IDN MusicFest, IDN GameFest, dan masih banyak lagi acara bisa terselenggara dengan aktif menyeimbangkan kehidupan dunia maya dan dunia nyata.

Timmy merupakan nama maskot IDN TimesPerkembangan industri media siber IDN Times juga tidak luput dari peran serta tim dibalik layar proses penciptaan karya kreatif yang disebut Timmy. Nama ini juga dikembangkan sebagai maskot yang menggambarkan sosok pekerja keras, dinamis, inovatif, dan selalu kreatif dalam membuat konten positif anti hoax (berita kebohongan). Mereka adalah super tim yang memiliki obsesi dan semangat yang cerdas, ramah, serta saling mendukung satu sama lain demi peningkatan kualitas IDN Times yang semakin terdepan.

Blogger Eksis berniat untuk bergabung menjadi konten kreator di IDN Times. Hanya saja masih ada beberapa kejanggalan yang harus diperhatikan oleh media siber ini, diantaranya:

1. Sebagai konten kreator, kita masih sulit menulis melalui di mobile app IDN Times versi smartphone. Maka akses untuk menulis lebih mudah menggunakan komputer atau laptop saja.
2. Interaktivitas konten kreator dengan admin belum terlihat fiturnya. Jika mengalami kendala, maka kita kesulitan untuk menghubungi admin.  
3. Proses redeem poin hanya bisa dilakukan melalui rekening BCA. Bagi yang belum memiliki rekening, maka poin tidak bisa ditukar.

Semoga saja kekurangan tersebut bisa segera diatasi ke depan. Besar harapan Blogger Eksis bisa bergabung memajukan literasi di Indonesia melalui empowerment tulisan. Tidak lagi hanya menjadi pembaca setia, tetapi juga sebagai konten kreator yang memberi inspirasi bagi siapapun.

Ibarat Indonesia dengan slogan "Bhineka Tunggal Ika”. Jika Indonesia punya heterogenitas suku, maka IDN Times memiliki keanekaragaman informasi. Heterogenitas di Indonesia menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan, sementara keanekaragaman IDN Times memberi inspirasi bagi siapa saja tanpa mengenal kepentingan pribadi dan golongan. #UnityInDiversity


IDN Media dengan tagline Unity in Diversity

Tidak ada komentar:

Posting Komentar