Tulis yang kamu cari

Adv

Film Avengers: Infinity War Memberi Inspirasi Acer untuk Laptop Premium Special Edition


Lobi depan bioskop CGV Grand Indonesia terlihat tak biasa. Sejak pukul 11:00 WIB sejumlah pewarta termasuk blogger berkumpul dan bersiap memasuki Starium 2. Rabu, 25 April 2018 lalu memang berbeda karena menjadi hari perdana pemutaran film Avengers: Infinity War sekaligus launching tiga produk laptop terbaik produksi Acer.



 Film Avengers: Infinity War diprediksi akan menjadi film terlaris sepanjang tahun ini. Blogger Eksis menjadi salah satu yang beruntung karena mendapat undangan untuk hadir dalam peluncuran perdana film bergenre super hero ini. Tanggal rilis film yang berdurasi selama 149 menit ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-10 Marvel Studios.

Film dengan segmentasi penonton usia 13+ tersebut menjadi sekuel dari film Captain America ketiga yang bertajuk Civil War sejak rilis 2016 silam. Dalam film Civil War, para Avengers terpecah belah menjadi dua kubu yang cerai-berai. Ada tim Captain America dan tim Iron Man. Melalui Avengers: Infinity War mereka bersatu kembali dengan segala bentuk konsekuensinya. Walau dalam film ini akan ada hal terburuk seperti kematian yang harus dihadapi meski kekuatan bersama telah dikeluarkan sampai titik darah penghabisan.

Avengers: Infinity War bercerita tentang Thanos yang berjuang mengumpulkan infinity stones dan berakhir dengan perang dahsyat para jagoan yang telah dibentuk oleh Marvel Cinematic Universe (MCU). Dominasi Thanos sepanjang film memperlihatkan bahwa Ia merupakan tokoh yang paling berkuasa dan paling kuat. Namun, film tak lupa menyisipkan sisi humanis dari tokoh Thanos.

Sebagai penjahat super, Thanos tak terlihat ambisius untuk menguasai dunia. Ia selalu tampil tenang dan pemikirannya penuh dengan pertimbangan. Tokoh ini mampu membuat penonton menjadi simpati, walau apa yang telah dilakukannya terbilang jahat.
Thanos dijuluki sebagai makhluk terkuat se-jagad raya. Kekuatannya juga didukung oleh anak buah yang memiliki ketangguhan untuk membantu bosnya. Anak tirinya yang bernama Gamora juga menjadi korban kebiadaban dari tangan saktinya yang tak mampu mengontrol pemikirannya.

Elemen cerita dalam Avengers: Infinity War terbangun dengan konstruksi pondasi yang tidak membabi buta. Kesabaran penulis naskah untuk memunculkan tokoh-tokoh yang sudah tampil dari film pendahulunya menjadi kekuatan membentuk alur yang epik. Hanya cerita ini sulit untuk masuk menjadi kesatuan utuh karena transisi dari berbagai tempat merasuki film sekuel ini.

Sutradara Anthony dan Joe Russo tidak luput dalam memperkenalkan tokoh Avengers yang satu dengan lainnya. Salah satu pertemuan tokoh yang tergarap begitu rapi yaitu saat Dr. Strange bertemu dengan Tony Stark. Ada dialog sederhana dengan latar belakang pribadi yang memiliki keunikan masing-masing.

Namun, saat adegan laga berlangsung, Sutradara justru menyisipkan dialog konyol. Entah tentang mereka yang saling jatuh cinta atau tentang senjata dan potongan rambut terbaru dari dua tokoh yang saling bertemu. Mungkin ini menjadi ramuan segar terbaru dari tim produksi agar film terkesan tidak kaku dan penonton tak perlu tegang selama menikmati film.

Film Avengers: Infinity War pun menjadi ajang reuni dari jajaran karakter komik yang diciptakan oleh Marvel. Deretan bintang Hollywood memerankan berbagai karakter jagoan seperti Benedict Cumberbatch (Doctor Strange), Chadwick Boseman (Black Panther), Chris Evans (Captain America), Chris Hemsworth (Thor), Chris Pratt (Star-Lord), Elizabeth Olsen (Scarlet Witch), Mark Ruffalo (Hulk), Robert Downey Jr (Iron Man), Scarlett Johansson (Black Widow), Tom Hiddleston (Loki), Tom Holland (Spider-Man), dan masih banyak lagi lainnya bertemu. Beberapa diantara mereka in frame bersama.
Kekuatan karakter masing-masing menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi masing-masing tokoh sudah melakukan personal branding melalui film-film Marvel yang dibintangi sebelumnya. Film Infinity: Avengers War pun menjadi film pertama yang mempertemukan kualitas akting mereka bersama.
Hanya saja beberapa karakter justru tidak terlihat menonjol. Penampilan mereka di film ini kurang spektakuler. Kesan yang sudah dibentuk sebagai jagoan malah luntur karena ada beberapa perubahan pada penampilan. Mulai dari gaya hingga kostum. Sebut saja Black Widow yang berambut pirang, Captain America yang terlihat lebih syar’i dengan janggut lebatnya, Thor dengan rambut pendek dan kehilangan satu matanya, bahkan Spiderman dengan modifikasi kostum dari Tony Stark atau Iron Man yang terlihat lebih cupu (culun punya).
Memang siasat penampilan baru dari tokoh-tokoh jagoan tersebut menjadi pengembangan dari tata busana yang dipakai. Hanya saja perubahan kostum ini juga mempengaruhi senjata yang mereka pakai. Alhasil, penonton gagal fokus jika jagoan idolanya merubah penampilan seenaknya.

     Walau demikian, kemasan aksi pertarungan dalam film masih layak untuk dinikmati. Efek CGI yang keren masih menghiasi layar apalagi saat jagoan keluar dari kobaran api. Ketegangan memaksa penonton untuk menahan nafasnya sejenak.
Semua grafis juga mampu membuat penonton bertepuk tangan saat melihat kegagahan para Avengers yang keluar satu per satu. Ada teknik kamera follow shot yang diambil dari side angle sehingga film ini berani beda dibanding film-film super hero lain. Hal ini memiliki motivasi yang patut diapresiasi.
Selain itu, tata musik dari komposer Alan Silvestri juga menarik terdengar dalam telinga. Ia membuat musik begitu dramatis untuk menguatkan tiap adegannya. Ditambah lagi dengan tata cahaya yang mampu menggunakan sinar ultraviolet seperti saat adegan Nebula digantung. Semua kesatuan sinematografi mampu menempatkan film produksi Marvel dalam kelas tertinggi.

Film Avengers: Infinity War juga masih menyisakan post-credit scene di bagian akhir. Setelah credit title tayang, intermeso adegan kembali muncul untuk mendeskripsikan secara singkat tentang cerita yang masih terus berlanjut. Adegan ini diduga sebagai cara agar penonton semakin kepo dan menanti film produksi Marvel lainnya.


Laptop Edisi Avengers dengan Desain Berkarakter


Euforia begitu terasa di Indonesia yang punya basis fans Marvel begitu besar. Promosi film pun dilakukan secara blak-blakan. Tak terkecuali, Acer Indonesia yang melihat jeli keunggulan film Avengers: Infinity War untuk meluncurkan produk laptop premium dengan spesifikasi terbaik.
Tiga seri laptop Acer edisi Avengers langsung diluncurkan merepresentasi tiga karakter yang ada di film terbaru dari Marvel. Kolaborasi antara Acer dan Marvel dilakukan se-Asia Pasifik sehingga mampu menjangkau seluruh kalangan. Ketiga laptop edisi khusus Avengers Infinity War terdiri dari Nitro 5 Thanos Edition, Aspire 6 Captain America Edition, dan Swift 3 Iron Man Edition.                                                 
   Series laptop di atas sudah dijual limited edition (secara terbatas) sejak tanggal 25 April 2018 di toko maupun e-commerce yang sudah bekerja sama dengan Acer. Dari segi casing laptop sudah terlihat bahwa masing-masing seri memiliki desain yang berkarakter khas Avengers. Tiap seri juga memiliki spesifikasi unggul yang dapat ditonjolkan sesuai kebutuhan para pengguna.

1. Acer Nitro 5 Thanos Edition


Tokoh antagonis dari film Avengers: Infinity War, Thanos, yang menjadi musuh utama para jagoan Avenger menjadi inspirasi Acer untuk mengeluarkan produk laptop dengan kemampuan yang kuat. Laptop Acer Nitro 5 didukung spesifikasi tangguh seperti prosesor Intel Core i5-7300HQ, grafis Nvidia GeForce GTX 1050 4GB, dan RAM 8GB DDR4. Wajar jika laptop ini dibanderol dengan harga Rp14.999.000.

Laptop Acer Nitro 5 juga membawa layar IPS berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Desain bodi laptop menghasilkan tampilan karakter Thanos yang terlihat garang dengan chasis hitam matte tebal ditambah sentuhan hairline-brushed pada bagian atas laptop. Sementara wallpaper Thanos menghiasi bagian depan laptop yang memiliki teknologi finishing IMR (In-Mold Roller).

Selain itu, Acer Nitro 5 juga diperkuat dengan Dolby Audio Premium serta teknologi Acer TrueHarmony pada speakernya sehingga mampu menghasilkan kualitas suara yang dahsyat. Kedalaman suara yang luar biasa mampu membuat musik yang keluar dari laptop tidak pecah. Teknologi tersebut juga memberi pengalaman 3 dimensi dalam bermain game atau menonton film.

Produk Acer Nitro 5 Thanos Edition pun pantas ditujukan bagi mereka para gamers. Laptop gaming terbaik ini dapat memberi pengalaman bermain game yang luar biasa tanpa terganggu kondisi overheat pada laptop karena perangkat telah didukung teknologi pendingin CoolBoostTM dengan dua kipas untuk memastikan temperatur laptop gaming tetap stabil sehingga mesin bekerja secara efisien.

2. Acer Aspire 6 Captain America Edition


 Laptop Acer Aspire 6 memiliki tampilan sisi luar dengan lambang bintang mirip logo karakter Captain Amerika. Casing laptop juga menggunakan bahan aluminium mirip perisai yang digunakan oleh jagoan Marvel tersebut. Desain elegan dan memukau sehingga menghasilkan laptop premium yang menampilkan pentagram Captain America dengan ikonik. 

Selain desain, Acer Aspire 6 Captain America pun dipersenjatai dengan prosesor unggulan yang sudah disempurnakan dari Intel yaitu Intel® Core™ i5-8250U dengan kartu grafis Nvidia GeForce® MX150 yang merupakan teknologi terbaru prosesor dan graphic card. Spesifikasi laptop ini semakin jago dengan kekuatan RAM 4GB DDR4 dan penyimpanan 1 TB HDD.

Dibalik tampilan khas laptop Captain Amerika berbahan logam vibranium dan teknologi UV Print yang menghasilkan efek glossy dan nyata, laptop ini juga mengusung layar berukuran 15,6 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel. Keseimbangan spesifikasi ini memberi warna dan tampilan yang konsisten dari segala sudut. Layak jika Laptop Acer Aspire 6 Captain America Edition dijual dengan harga Rp11.999.000.

Dengan harga tersebut, pengguna sudah bisa menikmati kemampuan personal seperti Captain America. Laptop Acer Aspire 6 ini cocok digunakan untuk bekerja, bermain game, maupun menikmati konten hiburan lainnya. Apalagi didukung teknologi Dolby® Audio™ Premium untuk menghasilkan suara maksimal dan memberi pengalaman pengguna yang memuaskan.

3. Acer Swift 3 Iron Man Edition


Laptop Acer Swift 3 Iron Man Edition memiliki tampilan serba mewah. Dibalut dengan warna merah menyala mirip dengan tampilan baju robot yang dikenakan Tony Stark sebagai Iron Man dalam film Avengers: Infinity War. Ditambah lagi dengan cover atas berbahan alumunium kokoh yang didesain menampilkan logo Arc Reactor menyala seperti yang ada di kostum Iron Man.

Bodi laptop memang sengaja dirancang khusus bagi para pencinta Iron Man. Penyematan layar IPS 14 inci dengan resolusi Full HD 1920 x 1080 piksel memiliki sudut pandang lebar dan tampilan yang tajam. Desain tipis dan ringan juga menjadi keunggulan tampilan mewah laptop dengan perpaduan spesifikasi yang ‘wah’. Pengguna juga dapat login ke laptop dengan cepat dan aman karena series ini dilengkapi teknologi fingerprint reader.

Acer Swift 3 Iron Man mengandalkan prosesor Intel Core i5-8250U dan kartu grafis Nvidia GeForce MX150 2GB GDDR5 untuk performanya. Didukung pula RAM 8GB dan penyimpanan SSD mencapai 256GB. Itulah spesifikasi Acer yang menawarkan produktivitas maksimum.

Laptop ini juga diibaratkan sama seperti Iron Man yang memiliki tenaga dengan sumber daya yang sangat kuat. Acer Swift 3 memiliki daya tahan baterai hingga 10 jam masa pakai. Penggunaan laptop untuk aktivitas sehari-hari mampu meningkatkan performa pengguna dengan maksimal. Untuk harga, Acer Swift 3 Iron Man Edition dijual Rp16.499.000.

         Dari ketiga model laptop tersebut yang menjadi wishlist bagi Blogger Eksis yaitu seri Aspire 6 karena hadir dengan teknologi khas yang tegas. Balutan cover laptop berbaha logam yang didominasi warna silver dan biru mampu terinspirasi dari perisai dan kostum vibranium ala Captain America yang high-class, modern, dan tangguh. Warna tersebut juga merupakan warna favoritku. Apalagi dibagian touch pad juga terdapat grafis bintang Captain America yang keren.
           Keunikan performa lain dari Aspire 6 Captain America Edition terdapat pada Kamera HD dengan HDR. Dual-digital microphone yang berteknologi tinggi dari Acer yang disebut Purified Voice juga mendukung perangkat memiliki nilai tersendiri. Koherensi Purified Voice mampu menghilangkan noise dan mengoptimalkan akurasi bicara sehingga membantu aku dalam penggunaan Cortana di Windows 10. Inilah laptop idaman versi Blogger Eksis supaya semakin kekinian.

       Peluncuran laptop dengan edisi khusus “Avengers: Infinity War” ini menjadi bukti bahwa Acer adalah brand teknologi yang fresh dan trendy karena berkolaborasi dengan brand entertainment terbesar di dunia sekelas Marvel. Jika teman-teman juga tertarik untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari harga, ketersediaan produk, dan spesifikasi laptop Acer edisi khusus Avengers: Infinity War bisa langsung mengunjungi laman www.acerid.com/infinity-war.


#AcerInfinityWar #AcerBlogContest

6 komentar:

  1. Hore akhirnya ada yang mau lain dari si merah moronyoy. Dari kemarin rata-rata maunya swift 3 Iron Man. Kan aku jadi kaya banyak saingan gitu rasanya. Padahal mah mampu belinya juga belum udah takut kesaingan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau aku dari dulu sudah gabung di tim Captain America, jadi sudah pasti pilih yang Acer Aspire 6*

      Hapus
  2. Saya kaget juga dengan perubahan beberapa Avengers. Tapi si Thor lebih oke lah dengan penampilan sekarang.

    Salam,
    Myfoottrip dot com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih suka cowok dengan rambut pendek yaa mbak. wkwk

      Hanya ada adegan saat Thor memasang mata'a terlihat manipulasi sehingga saya agak ragu dengan film sekuel ini.

      Hapus
  3. Thmkyoun gadget infonya bang ..slm kenal ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih telah berkunjung Mas Suga*

      Hapus