Tulis yang kamu cari

Adv

Performa Responsif Asus X555 untuk Produksi Konten Positif


       
Performa Responsif dari Asus X555
www.asus.com
       Penghujung tahun segera tiba. Tapi, masih ada resolusi tahun 2018 yang belum Blogger Eksis capai yaitu ganti laptop. Maklum saja, saat ini aku masih menggunakan laptop merk lokal yang sudah begitu usang. 7 tahun lamanya aku menggunakan laptop yang sudah berumur.


      Padahal laptop bagiku bagai sebuah perangkat primer yang menunjang produktivitas. Pekerjaan sebagai konten kreator yang aku geluti membutuhkan laptop yang memiliki sistem kerja mumpuni. Saat ini laptop ku sering terasa panas atau overheated. Mungkin saja aku terlalu membuka banyak aplikasi sekaligus. Kondisi overheated ini bisa memperpendek umur pemakaian dan penurunan akan terjadi dari segi performa dan daya tahan.

Apalagi baterai laptop ku juga telah bocor sehingga setiap menyalakan laptop harus tersambung dengan kontak listrik. Aku tak tahu bisa mengganti baterai laptop ini ke mana lagi karena perusahaan atau produsen yang membuat laptop sudah bangkrut. Berarti, aku tinggal menunggu laptop ini mati. Jika itu terjadi, aku tak membayangkan daya kreasi aku akan hilang ditelan bumi karena kesulitan membuat karya yang bisa dinikmati.

Ada keinginan aku untuk membeli laptop dari brand lain karena memang laptop itu bagai nyawa untuk menunjang aktivitas keseharianku. Namun, aku harus berpikir lagi karena porsi tabungan harus terbagi demi prioritas menghalalkan si dia secepatnya. Sambil menuju proses halal tersebut, aku bertekad cari referensi laptop yang memiliki spesifikasi canggih dan harga terjangkau sehingga menyesuaikan dengan kualitas produk.

     Dari situ aku coba mengikuti linimasa media sosial yang begitu ramai memperbincangkan brand laptop masa kini. Brand ini dilabeli dengan merk ASUS. Banyak teman-teman konten kreator lain yang berprofesi seperti aku merekomendasikan laptop Asus untuk menunjang produktivitas membuat konten digital.

Tampilan desain laptop Asus
" Design isn't just ASUS pursuit, it's also ASUS passion "

           Dari semua tipe produk Asus, aku terpesona dengan fitur lengkap yang ditawarkan oleh Asus X555. Rancangan teknologi terbilang kece karena setiap pengguna seperti mendapat home entertainment secara personal. Berkat dukungan prosessor AMD®Quadcore A10  yang memberi grafis secara manis dan estetika penampilan yang menunjukkan gaya si pengguna dengan selera gadget terlihat lebih eksklusif.

            Secara tampilan desain, Asus X555 terlihat sederhana. Mudah sekali untuk dibawa kemanapun pergi. Tak perlu space besar untuk dimasukkan ke dalam tas atau ransel. Laptop ini memang tergolong ideal dengan ukuran layar 15.6” HD (1366 x 768) dan berat 2, 20 kg. Cocok yaa untuk konten kreator seperti aku yang harus menjadi digital nomaden karena harus siap kerja dari mana saja.

           Kesederhanaan desain membawa laptop ini ditanamkan teknologi elegan. Siapa saja pengguna yang memakai laptop Asus bisa mendapat kenyamanan untuk menyelesaikan pekerjaan. Ada teknologi Asus Ice Cool yang mampu menjaga temperatur laptop dalam rentang suhu 28-35 derajat. 

      Dengan teknologi tersebut sepertinya aku tidak akan pernah khawatir terjadi panas pada bagian bawah laptop secara umum. Aku bisa lebih mengetik dalam jangka waktu yang lebih lama. Temperatur itu berada di bawah suhu tubuh manusia, maka kesehatan tetap terjaga walau harus berada di depan laptop untuk menyelesaikan pekerjaan.

         Inovasi lain dari Asus X555 yang aku suka yaitu ketahanan daya baterai. Daya tahan baterai laptop ini bisa berfungi selama seharian. Berarti, tak perlu panik bila ketinggalan charger laptop. Toh, laptop masih bisa digunakan sesuka hati. Optimalisasi kerja tetap bisa dilakukan tanpa takut laptop mati. Wajar saja jika laptop ini tergolong kuat karena menggunakan jenis baterai Li-Polimer.
Jenis baterai tersebut bisa menyimpan daya hingga 80% dari original kapasitasnya setelah diisi ulang hingga ratusan kali. Optimal daya bervariasi tergantung pada intensitas pemakaian laptop itu sendiri. Namun, kualitas baterai tetap bertahan maksimal terutama jika laptop dalam standby mode selama 2 minggu. Bahkan saat baterai turun mencapai di bawah 5%, laptop Asus X Series akan menyimpan data secara otomatis. Aku tak akan pesimis lagi jika harus kehilangan data saat deadline-deadline yang kritis.

Lebih unik, Asus X555 mampu menyala kembali dalam waktu 2 detik jika berada pada kondisi sleep mode. Laptop bisa siap kapanpun kita butuhkan. Itulah sebab banyak penyuka gadget menyebut Laptop Asus X Series begitu menyerupai smartphone. Sungguh Asus X555 memiliki performa responsif.





Asus X555 membantu blogger untuk produktif digital


       Pun grafis terbaik AMD Radeon R5 M430 terpadu dengan memory controller di bagian dalam Laptop Asus X555. Laptop ini semakin membangkitkan produktivitas para pengguna untuk lebih kreatif. Kita bisa lebih jeli melakukan olah video menggunakan laptop ini. Bahkan saat kita menonton video apapun, kita bisa memilih salah satu dari 4 opsi yang memberi tampilan layar untuk gambar terbaik, seperti versi normal, theater, vivid, dan manual.

          Hiburan bermain games juga bisa kita lakukan disela menyelesaikan pekerjaan untuk mengusir kebosanan yang melelahkan. Kolaborasi teknologi audio Asus SonicMaster dan Asus AudioWizard sebagai penyedia tata suara laptop mampu menghasilkan suara yang terdengar menakjubkan. Kualitas suara dari dalam dipengaruhi oleh speaker SonicMaster dan ketepatan kualitas audio bisa diatur melalui aplikasi AudioWizard. 
       SonicMaster mampu menghadirkan speaker dan ruang resonansi yang lebih besar sehingga output audio terasa lebih kuat dan bass semakin mendalam. SonicMaster ini mampu menyaring kebisingan maka kita bisa menikmati audio secara langsung atau menggunakan headphone. Sementara AudioWizard sebagai bagian dari peranti lunak mampu menyesuaikan keinginan pendengaran yang kita pilih. Kita ingin mendengar suara dari music mode, movies mode, recording mode, gaming mode, atau speech mode.
        Keras dan lembut audio bisa disesuaikan hingga memberi pengalaman suara yang menggelegar. Penggabungan kombinasi hardware dan software tersebut mampu bersatu dalam omnidirectional audio yang enak diresapi indera pendengaran. Kalau begitu, aku tak perlu lagi membeli speaker aktif tambahan untuk sekedar bermain games atau mendengar musik karena audio pada laptop Asus sudah terdengar jernih semestinya.

          Asus X555 memiliki Hard Disk Drive (HDD) sebesar 1 TB untuk ruang menyimpan data-data konten yang akan kita olah maupun sebar melalui media sosial. Dengan penyimpanan ini, kita tidak perlu cemas kehilangan data-data penting seperti foto, video, aplikasi, maupun dokumen lain yang telah diarsipkan. Tidak hanya melalui penyimpanan internal, tetapi kita juga bisa memanfaatkan penyimpanan eksternal.
      Demi mendukung konektivitas yang lebih luas seperti penggunaan flashdisk atau harddisk external, kita bisa memanfaatkan USB 3.0, HDMI dan VGA ports, 2-in-1 SD/SDHC Card Reader, dan pilihan fitur penyambung lain. Semua itu dipastikan bisa menjadi komplementer untuk saling terintegrasi berbagai periferal dan perangkat. Berfaedah sekali fitur semacam ini untuk aku yang sering memindahkan data dari ponsel ke laptop atau sebaliknya. Bisa juga aku menyambungkan laptop Asus X555 untuk melakukan presentasi dengan klien menggunakan Over Head Projector (OHP) atau menyambungkan ke layar televisi untuk menonton program-program hiburan yang menarik.
       Lebih dari itu, port USB 3.0 memiliki kecepatan tinggi untuk proses transfer data, seperti film berkualitas Blu-Ray yang memiliki kapasitas 25 GB dalam waktu 70 detik. Aku membayangkan proses transfer data akan terjadi seperti kegiatan sulap, 'sim salabim abra kadabra!'. Setelah mantra singkat diucap dalam hitungan detik, maka pengiriman data tak perlu menunggu waktu lebih lama.

           Kapasitas penyimpanan Asus X555 didukung dengan RAM 8 GB yang sepaket pada sistem operasi windows 10 pro sehingga memberi impresi laptop serba kekinian. Kapasitas RAM yang besar akan menentukan kecepatan kerja tiap aplikasi yang kita gunakan. Esensi komputerisasi ini memberi kebebasan kepada para pengguna untuk semakin produktif menyelesaikan pekerjaan.

           Konten kreator yang sering bekerja secara multitasking seperti aku semakin terbantu jika menggunakan laptop Asus X555. Apalagi untuk jadi konten kreator yang profesional, kita harus menggunakan software-software berkualitas mumpuni. Jika kekuatan RAM kecil, maka untuk membuka aplikasi Adobe Lightroom, Adobe Photoshop, Adobe Premier, dan Adobe Reader secara bersamaan sulit untuk dijalankan.

           Asus X555 juga merespon jari-jemari tangan yang menyentuh touchpad saat sedang bekerja. Kita akan mendapat kepuasan tersendiri karena jari ini seolah bisa bergerak leluasa sesuai gerakan hati. Ada eksklusifitas touchpad yang begitu sensitif. Fitur multi-point touchpad juga berpadu pada teknologi Asus Smart Gesture sehingga memberi akurasi terbaik untuk melakukan zoom in/out dan mode geser. Aku pikir tak perlu lagi mouse tambahan untuk memindahkan kursor pada laptop. Smart gesturenya sudah mampu menyentuh perintah apa yang harus dilakukan dengan segera.

             Touchpad sama pada laptop umumnya terletak sejajar dengan keyboard. Tombol-tombol QWERTY yang tersusun begitu pas dengan ukuran desain 1.6 mm pada keyboard terasa tidak keras. Tombol itu seolah memberi kesenangan yang responsif saat ditekan dengan cepat ketika kita harus menyelesaikan deadline diambang batas. Pengetikan panjang dari 1 tuts ke tuts lain mampu meminimalisir saltik (salah ketik).
             Akurasi terbaik dalam mengetik sudah dibuktikan karena sistem keyboard mampu bertahan hingga 10 juta pengetikan. Kita tidak akan merasa lelah ketika harus mengetik dalam jangka waktu lebih lama. Jarak antar tombol begitu kokoh saat kita harus mengetik cepat dengan 10 jari sekalipun. Semua itu memang terbentuk dalam konsep keyboard chiclet.

          Point of interest lain dari produk Asus X555 yaitu fitur Asus WebStorage. Melalui varian teknologi ini, pengguna bisa mendapat akses ke data dan file pada setiap perangkat Asus yang terkoneksi dengan internet. Data-data yang ada di laptop bisa tersimpan secara otomatis. Kita juga bisa melakukan sinkronisasi berkala dengan berbagai perangkat yang terkoneksi. Setelah konten dibuat, kita bisa langsung berbagi dengan siapa saja dan ke perangkat apa saja.

      Oia, saat aku mengobrol dengan Gadget Squad (salah satu komunitas gadget di Indonesia), laptop Asus juga pernah mendapat apresiasi sebagai Top Brand dengan penghargaan kategori laptop untuk bisnis di tahun 2017. Apresiasi ini semakin memperkuat bahwa Asus memang diminati oleh para pecinta gadget di Indonesia. 

         Itulah inovasi teknologi dari Asus yang tidak ada habisnya. Dari tadi saja kita sudah bahas keunggulan Asus X555 yang akan jadi laptop idaman siapa saja. Apalagi, tipe Asus X Series ini memiliki 2 opsi yaitu, tipe X555QG dan X555QA. Bisa dipastikan kedua tipe tersebut terlihat menonjol dari unsur stylish dan premium taste. Sungguh laptop ideal yang akan menghasilkan konten-konten positif nan viral.

 Sepertinya laptop Asus X555 tersebut cocok buat Blogger Eksis yang bertipikal eklektis. Ada kombinasi teknologi berkualitas tinggi dengan paket harga ekonomis. Berhubung aku suka belanja gadget secara online, aku pernah melihat bahwa Asus X555 juga dijual di TokopediaKalau begitu siapa saja bisa beli sambil duduk manis. Dalam tempo beberapa hari laptop yang diinginkan akan tiba di rumah kita.
Penjualan daring tersebut juga menawarkan garansi global selama 2 tahun. Tidak salah pilih memang karena layanan servis Asus juga mudah dijangkau dan menyebar luas di Indonesia. Perangkat Asus bagai solusi yang menjawab permasalahanku di awal tadi sehingga aku bisa berkomitmen untuk meningkatkan kualitas konten menjadi lebih baik.

Teman-teman ku saja sudah membuktikan keunggulan dari laptop Asus X555. Performa yang responsif dari sisi desain dan teknologi. Sekarang giliran aku yang butuh eksistensi laptop ini untuk menunjang produktivitas agar selalu bisa membuat konten positif*
Laptop Asus X555 juga dijual di Tokopedia
www.asus.com

1 komentar: