Tulis yang kamu cari

Analytics

Adv

Mau Punya Properti? Ke Indonesia Properti Expo 2019 aja




indonesia properti expo 2019

Seberapa greget sih, kita bisa beli rumah murah di kawasan JaBoDeTaBek dengan harga Rp 100-an juta? Belum lagi mendapat reputasi pengembang alias developer yang kompeten. Terus rumah yang mau kita beli itu masih sebatas tanah, dalam tahap pembangunan, atau memang sudah jadi bangunan?? Jangan mudah tergiur deh dengan down payment (DP) yang rendah, ujung-ujungnya harga yang ditawarkan malah masuk jebakan batman.

 Pemikiran di atas hanya intermeso yang melayang di kepala Blogger Eksis saat mengunjungi pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019 di Exhibition Hall A dan B, Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (3/2). Tepat pada hari itu juga, aku bersama teman-teman dari Komunitas Indonesia Social Blogpreneur (ISB) menghadiri mini talkshow yang cukup menarik. Apa saja yang dibicarakan dalam diskusi tersebut, nanti aku bahas di bawah yaa.

Sebagai milenial, aku memang berniat supaya #2019PunyaProperti. Walau masih betah tinggal bersama keluarga, aku berpikir ke depan akan hidup mandiri. Setidaknya investasi harus dilakukan sejak dini. Siapa tahu kan ada tipe rumah yang cocok baik dari segi harga, lokasi, angsuran, dan fasilitas lain.

blogger eksis di indonesia properti expo

Secara spesifik, aku masih labil mau memilih investasi properti seperti apa. Zaman now itu banyak sekali cara perputaran uang dalam bidang ini. Mulai dari beli rumah untuk dikontrakkan kembali, beli apartemen untuk disewakan, bahkan sejenis kondominium dan kamar hotel bisa menjadi hak milik lalu disewa atau dijual lagi. Kondisi harga yang tinggi seiring dengan kebutuhan lain yang mendesak terus memaksa aku untuk atur strategi. Aku mencari properti yang sesuai dengan kemampuan finansial yang aku miliki.
Sejak registrasi online di awal pintu masuk JCC, siap-siap saja karena kita akan langsung diserbu oleh para sales yang menawarkan brosur properti dari berbagai kawasan seperti Bintaro, Cibubur, Kelapa Gading, Kemayoran, Kuningan, Serpong, dan masih banyak lagi. Dari brosur, kita sudah bisa melihat ada ragam penawaran harga dengan DP murah, hadiah langsung, atau special promo developer lain. Rasanya aku mudah tergiur jika mendengar kata ‘promo’. Haha.
            Begitu melangkah kaki ke dalam, suasana crowded semakin tampak. Penataan layout pameran sepertinya masih tercampur antara apartemen dan perumahan sehingga aku sempat kebingungan harus menuju ke arah mana terlebih dahulu. Tapi, aku tak melangkah dengan ragu karena untuk mendapat sesuatu yang kita mau dibutuhkan usaha untuk meluang waktu.
Alasan terpenting kenapa aku datang ke event ini karena acara berfaedah seperti ini menjadi wahana yang baik dalam mempertemukan antara pengembang dengan masyarakat seperti aku yang memang ingin memenuhi kebutuhan berupa papan (rumah). Minimal, aku bisa mendapat rumah di kawasan sibuk ibukota yaa supaya akses transportasi mudah dijangkau. Kalaupun dapat di pinggir Jakarta tak apa, asal masih dekat dengan lokasi jalan tol, stasiun, dan terminal.



Sebelum aku memilih calon pendamping hidupku untuk masuk ke rumah baru nanti (Gagal fokus!). Aku pun memutuskan untuk datang ke booth Bank Tabungan Negara (BTN) Properti. Tujuannya sih sederhana, supaya aku bisa mendapat penyediaan fasilitas kredit alias pembiayaan KPR. Siapa tau kan sebagai sponsor tunggal dalam event ini, program dari BTN ada yang cocok untuk kalangan milenial seperti aku.
Dugaanku terbukti tepat. Bertajuk Pesta KPR BTN Anniversary ke-69, BTN mempersembahkan banyak penawaran istimewa pada IPEX tahun ini, seperti:
1.    Suku bunga KPR yang murah sebesar 6, 69% fixed rate 1 tahun bekerjasama dengan pengembang pilihan.
2.    Bebas biaya provisi dan biaya administrasi.
3.    Bebas pengendapan dana.
4.    Uang muka ringan mulai dari 1%.
5.    Diskon asuransi jiwa sebesar 20%.
6.    Program hadiah langsung tabungan Batara bagi calon konsumen yang akad ditempat.

Dari semua itu yang menarik perhatianku yaitu KPR Gaeesss! Program ini merupakan pengajuan KPR/KPA khusus untuk generasi millennial. Uang muka sabi mulai dari 1% dan suku bunga receh. Pengajuan dan approval KPR leh uga via online. Wagelaseh, nikmat Tuhan yang mana lagi yang kamu dustakan.
Setelah mendapat referensi seperti itu, aku jadi semakin tercerahkan. Kemudahan sudah pasti aku dapat saat berkunjung ke expo ini. Apalagi aku bisa lihat langsung serta membandingkan pilihan properti yang ada, baik dari sisi harga, lokasi, fasilitas, dan kualitas bangunan.
Beli properti kan gak semudah membalik telapan tangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan supaya kehidupan kita semakin mapan. Jangan sampai penyesalan datang belakangan karena hunian yang nyaman itu saat aku dan kamu bisa tinggal seatap dan menjalani suka duka bersama selamanya.
cari investasi properti di ajang pameran

Dalam pameran yang diikuti 167 pengembang ini terdiri dari kurleb 869 proyek properti yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun para developer yang berpartisipasi terdiri 116 pengembang KPR non subsidi dan 51 pengembang KPR Subsidi. Nah, KPR subsidi biasanya diberikan bagi masyarakat yang berpenghasilan tidak tetap. Duh, aku bisa dapat nggak yak!
Oia, hal menarik lain kenapa kita harus datang ke IPEX 2019 yaitu ada grand prize dari undian berhadiah mobil. Untuk mendapat nomor undian, cukup datang saja ke event ini secara gratis dari tanggal 2-10 Februari 2019. Bukan cuma itu, untuk kamu yang hobi narsis di instagram juga bisa ikut lomba foto dan cerita tentang resolusi properti ala kamu. Siapa yang paling menarik dan kreatif bisa membawa pulang total hadiah senilai Rp 9.000.000. Semua pengumuman pemenang akan dilakukan pada hari terakhir event Indonesia Properti Expo yaa. Pastikan kamu ada di venue pameran. Kalau memang rezeki gak akan kemana*

Program KPR BTN di Indonesia Properti Expo

Dekor Rumah Baru supaya Lebih Kekinian

blogger gathering IPEX 2019

      Seperti yang aku utarakan di atas, tak hanya sekadar cari properti untuk investasi pada Indonesia Properti Expo. Aku juga menghadiri Blogger Gathering IPEX untuk mencari inspirasi demi mendekor rumah baru nanti. Hadir sebagai pembicara siang itu, Adelya  Vivin Kumidaninggar selaku freelance interior designer dan Irma Alaydrus selaku interior photographer. Acara semakin seru untuk disimak karena dipandu oleh senior blogger, Teh Ani Berta.
Mumpung masih dalam kondisi awal tahun, maka kegiatan dekor rumah bisa jadi pilihan aktivitas di akhir pekan. Tak perlu menunggu momen jelang lebaran tiba karena dekor rumah bisa kita mulai kapan saja. Hal terpenting ialah punya konsep tata ruang rumah yang bisa diubah sedemikian rupa sehingga para penghuni yang berada didalamnya terlihat selalu betah.
dekor rumah supaya tampak instagramable

Sesi pertama, kak Adel memberi wejangan tentang cara memilih tema dekorasi pada rumah yang terinspirasi dari media sosial. Seperti kata pepatah yaa, inspirasi memang bisa datang dari mana saja. Tentu kamu bisa melirik akun-akun media sosial yang fokus pada konten-konten interior. Biasanya, pemilik akun tersebut memang berprofesi sebagai desainer interior.
Untuk menentukan konsep, kita harus pahami terlebih dahulu fungsi dari rumah itu sendiri. Biasanya rumah dipandang sebagai tempat yang memberi kenyamanan, ketenangan, dan kebahagiaan bagi penghuni dan tamu yang berkunjung. Dari situ, kita bisa menentukan konsep interior yang ingin digunakan seperti minimalis, kontemporer, klasik, retro, atau victoria. Dalam kesempatan hari itu, kak Adel menjabarkan 4 tema dekorasi, seperti: 

1. Minimalist
   Dalam arsitektur minimalis, elemen desain berusaha untuk menyampaikan pesan kesederhanaan, bentuk geometris dasar, elemen tanpa dekorasi, bahan sederhana, dan pengulangan struktur mewakili rasa keseragaman dan kualitas penting. Pergerakan cahaya alami pada bangunan mengungkap ruang sederhana dan bersih.

2. Japanese
Desain interior jepang dan rumah dipandang dunia sebagai perwujudan keindahan yang sempurna. Desain interior ini dikenal karena kombinasi kesederhanaan, ketelitian, dan kecanggihannya.

3. Boho
Dekorasi bohemian atau boho adalah bagi mereka yang ingin rumahnya penuh dengan kehidupan budaya dan barang-barang menarik dari seluruh dunia. Estetika akan terlihat dihadapan sensibilitas modern dan merangkul ruang yang santai, tapi tak biasa.

4. Industrial
Gaya industri mengacu pada tren estetika dalam desain interior yang mengambil petunjuk dari pabrik-pabrik tua dan ruang industri yang dalam beberapa tahun terakhir telah dikonversi menjadi loteng dan ruang hidup lain. Gaya desain industri paling umum ditemukan pada daerah perkotaan dan disukai para kaum lelaki yang manly.

Kak Adel berpesan tak perlu khawatir jika tipe rumah yang kita miliki kecil (small living) sehingga tak ada teras atau halaman. Semua konsep diatas bisa diterapkan dengan penataan pada dekor ruang tamu. Urgensi penting tetapkan plot sesuai fungsi ruang itu sendiri.

konsep desain interior sesuai fungsi


Kita juga bisa memilih konsep dekor yang paling unik sesuai dengan kepribadian kita. Pastikan komposisi ruang dan tata cahaya jadi unsur penting dalam dekor rumah agar terlihat instagramable. Setelah itu, abadikan dengan teknik pengambilan foto dari berbagai sudut pandang agar gambar selalu sedap dipandang. Seperti apa yang disampaikan oleh kak Irma.
Misal, untuk dokumentasi ruang tamu agar tampak penuh atau berisi. Kita bisa mendekor rumah dengan kursi atau sofa yang saling berhadapan. Jika furniture tersebut tidak ada, maka karpet yang digelar dengan kelengkapan bantal-bantal empuk di atasnya bisa menjadi alternatif pilihan. Duduk di atas karpet nyatanya akan membuat kesan kehangatan di dalam rumah tersebut tetap ada.
Dalam fotografi interior, selain memperhatikan tata cahaya harus dipilih pula warna yang serasi. Ganti gorden dengan warna atau motif yang selaras dengan warna-warna lain dalam ruangan. Jika memungkinkan, cat ulang dinding rumah juga sah dilakukan.
Setelah itu, tambah beberapa frame sebagai aksen sehingga ada kesan baru yang penuh kenangan. Bisa juga mengganti warna lampu, yang tadinya putih menjadi kuning maupun sebaliknya. Jika kita sudah bosan dengan gaya interior rumah yang monoton, maka rogoh uang untuk membeli perlengkapan dan peralatan rumah yang tidak terlalu mahal namun tetap bisa menjadi bahan sebagai hiasan.

frame atau bingkai bisa jadi pilihan untuk hiasan interior
konsep fotografi interior 

        Serap informasi, hunting investasi. Menjadi pengalaman tersediri ketika berkunjung di pameran hari itu karena tak hanya mencari inspirasi, tetapi juga menjadi ajang mencari properti untuk investasi. Aku tambah wawasan deh untuk menatap masa depan nanti. Jangan lupa ajak pasangan kamu yang sudah halal ataupun belum untuk menentukan tempat berteduh di masa depan supaya bisa menua bersama di properti yang kamu punya.

2019 ganti status itu biasa. Kalau 2019 punya properti itu baru luar biasa. Gak perlu mikir lagi, langsung saja cari inspirasi dan idaman properti di IPEX 2019 sekarang juga*

target 2019 yaitu punya properti

2 komentar:

  1. Konsep acara menarik, terbuka untuk semua usia dengan beragam kegiatan yang ditawarkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul banget Mas!!

      Cocok buat Milenial yang mau investasi properti*

      Hapus