Tulis yang kamu cari

Analytics

Adv

Ketika Pinjaman Online Lebih Praktis Dibanding Pinjaman Offline



saat pinjaman online lebih praktis dibanding pinjaman offline

Pinjam meminjam dalam kehidupan menjadi hal lumrah. Mau kamu ikut pinjaman online atau pinjaman offline. Kalau bicara tentang pinjaman, otomatis ada janji yang harus ditunaikan.

Blogger Eksis termasuk orang yang sering memberi pinjaman dibanding mendapat pinjaman. Tapi, jangan coba meminjam uang kepadaku karena aku tak mau tertipu dengan tingkahmu yang palsu.

Manis di awal, pahit di belakang. Hal itu sering aku rasa saat meminjamkan sejumlah uang tabungan untuk teman-teman terdekatku. Mereka membutuhkan uang itu, namun aku melihat hanya untuk memenuhi gaya hidup hedon yang sulit mereka kendalikan. Huft!!, ingin rasanya aku berkata “bergayalah sesuai isi dompetmu, bro/sist….”

Setelah mereka terlihat punya uang, mereka malah menghamburkan dan melakukan pencitraan melalui media sosial. Saat hendak aku tagih, mereka justru bersilat lidah dan mengemukakan 1000 alasan untuk mengganti uang yang telah dipinjam.

Akhirnya, aku sebagai pihak pemberi pinjaman justru merasa tak enak untuk menagih uang itu terus menerus. Lama-kelamaan hubungan pertemanan retak hanya karena urusan utang piutang.

Jika ada yang meminjam uang denganku sekarang, aku hanya bisa menawarkan 2 opsi. Pertama, lakukan pinjaman melalui perbankan dengan melalui banyak birokrasi. Kedua, ajukan pinjaman melalui layanan daring untuk mengatasi kebutuhan uang yang mendesak. Dengan pilihan itu, hati aku terasa plong karena tidak terlilit pinjaman dari teman.

1.   Pinjaman Offline

banyak syarat untuk melakukan pinjaman bank
Blogger Eksis pernah melayani nasabah untuk melakukan pinjaman
Pinjaman ini bisa kita dapat dengan mengunjungi bank terdekat. Bentuk kredit atau pinjaman dari bank begitu beragam. Ada yang dalam bentuk kartu kredit, kredit usaha, kredit kendaraan, Kredit Tanpa Agunan (KTA), Kredit Pemilikan Rumah (KPR), dan kredit-kredit lain. Kita bisa mengambil pinjaman sesuai dengan kebutuhan. Jangan khawatir dalam melakukan pembayaran karena bisa dicicil sampai lunas.

Hanya saja sebelum melakukan pinjaman di bank, kita harus memastikan terlebih dahulu berapa nominal bunga dari pinjaman, biaya administrasi, biaya provisi, dan denda atau penalti yang dibayar jika sudah lewat jatuh tempo. Setelah sepakat, nasabah juga harus melewati verifikasi. Jika pinjaman yang kita ajukan besar, kita akan diinvestigasi langsung terhadap agunan apa yang dijanjikan sebagai penjamin.

Kalau semua tahap sudah lolos dikawal oleh pihak bank. Kamu tinggal tunggu pinjaman itu cair. Kalau dana pinjaman sudah ada di tangan, jangan disalahgunakan karena kamu masih harus mengganti meski dalam bentuk angsuran.

2.   Pinjaman Online

situs CekAja merupakan penyedia layanan pinjaman online terpercaya
Pinjaman dalam kehidupan dunia maya ini memang auto gampang, semudah membalik telapak tangan. Tapi, kita harus memilih pinjaman online yang terpercaya karena dana yang akan kita dapat terbilang instan dibanding pinjaman luring tadi.

Coba deh kamu buka platform CekAja.com. Sebuah situs yang memberi akses finansial kepada masyarakat Indonesia yang sudah melek digital. Ada beberapa hal yang menyebabkan pinjaman online ini cocok bagi milenial seperti aku, misal:

a.   Pinjaman yang diajukan prosesnya secepat kilat

Pengajuan pinjaman di bank butuh waktu sampai 14 hari kerja. Itu juga kalau di kalender tidak ada tanggal merah. Sementara melalui platform pinjaman online ini, hanya butuh 1x24 jam dengan proses pencairan dana minimal 3 hari kerja.
Berkas-berkas yang jadi syarat administrasi juga gak serumit di bank. Kalau kamu mau pinjam di bank, kadang harus bolak-balik untuk melengkapi persyaratan. Sementara CekAja.com bisa dibuka sambil duduk manis dari mana saja yang kamu mau.

b.   Banyak pilihan jenis pinjaman yang ditawarkan

Milenial itu masih ada jiwa labilnya. Kalau di CekAja.com kita sudah diarahkan mau pilih opsi layanan pinjaman mana yang sesuai isi hati. Semua jenis pinjaman dibedakan berdasar jumlah pinjaman, jangka waktu angsuran, suku bunga, agunan, dan tujuan pembiayaan. Langsung pas deh sesuai sasaran yang kita butuhkan.

         c.   Lembaga pinjaman sudah terjamin keamanan

Tren pinjaman secara daring sudah terkemuka sejagat maya. Hanya dengan memanfaatkan internet, pinjaman bisa didapat dengan prosedur yang sederhana. Tentu kita hanya perlu memasukkan data pribadi untuk kepentingan pengecekan dari pihak peminjam. Seperti disitus https://www.cekaja.com/kredit/pinjaman-online yang menjamin keamanannya karena aturan pinjaman sudah dikontrol oleh Bank Indonesia (BI) dan diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


kelebihan pinjaman daring


Kalau sudah dapat pinjaman, jangan boros. Terus kalau lagi menginginkan sesuatu jangan terburu-buru. Rem dikit aja dulu, kalau sudah ada rezeki baru dibeli.

Ingat, Janji adalah utang. Tapi, jangan bayar utang pakai janji doang!! Rasanya sama kaya kamu diPHPin.

9 komentar:

  1. wah nice info nih bang jadi tau tentang pinjangan online dan offline

    BalasHapus
  2. Untuk prosesnya lebih mudah yang pinjaman online ya, terus sudah diawasi oleh OJK juga, jadi aman.

    BalasHapus
  3. Iya emang ujungnya jd kenapa kita yg terzolimi ya sebagai pemberi hutang. Sering banget nih ngalamin, giliran minjem nangis tp nagihnya ngemis huhu

    BalasHapus
  4. Hehe.. semoga kita terhindar dari utang ya. Baik yg punya utang maupun yang ngasih utang sama2 gak enaknya sih

    BalasHapus
  5. Kalau sudah menyangkut masalah uang memang sangat sensitif, semoga yang terlibat utang piutang harus konsekuensi dengan aturannya.

    BalasHapus
  6. Jangan bayar utang pakai janji doang. Hahaha iya banget.

    Tapi mending bagaimana caranya ya sebaiknya berjuang biar bisa punya simpanan dan nggak sering pinjam pinjam. Nanti pas ditagih mumet sendiri.

    BalasHapus
  7. Yang pasti meminjam apapun itu wajib dibayar ya. Jadi kalau mau pinjam online pastikan dulu besoknya mampu bayar enggak?

    BalasHapus