Tulis yang kamu cari

Analytics

Adv

Menata Rumah yang Membuat Betah di Indonesia Properti Expo 2019

Blogger Eksis di Indonesia Properti Expo

Kalau kita merasa rumah kita kurang luas, mungkin bukan rumahnya yang sempit. Tapi, hati kita saja yang kurang lapang.” (Blogger Eksis)
#2019PunyaProperti menjadi bentuk resolusi Blogger Eksis tahun ini. Menurutku, properti itu bisa memiliki 2 opsi yang bisa diresapi. Mau dihuni atau untuk investasi. Hal terpenting yaitu memiliki properti menjadi bagian dari kebutuhan hidup yang harus dipenuhi sejak dini.
Demi punya properti, aku mulai mendatangi event pameran Indonesia Properti Expo 2019. Event ini bagai kesempatan kedua buatku untuk mendapat properti yang sesuai dengan impian. Iya, aku punya impian supaya memiliki rumah dengan konsep minimalis dan terdapat ruang kerja yang membuat aku terasa betah didalamnya.
menata rumah dengan konsep yang membuat penghuni betah
Penghuni rumah mana sih yang nggak mau nyaman berada didalamnya?!

     Aku membayangkan bisa mendesain rumah dengan sentuhan instagramable. Konsep warna yang ingin aku hadirkan yaitu monochrome alias hitam dan putih. Konsep seperti itu akan menampilkan kesan sederhana, tapi serba kekinian.
Ah, sesuatu lah pokoknya! Ekspetasiku mulai menerawang di kepala. Berharap semua itu menjadi realisasi nyata.
         Tak hanya bermimpi sampai situ saja. Beberapa situs web tentang interior rumah sering aku baca. Akun-akun instagram yang memuat foto tentang home décor juga tak luput aku stalking. Aku pun pernah berkonsultasi dengan teman-teman yang sudah berpengalaman sebagai desainer interior maupun arsitek. Aku banyak menyerap ilmu dari mereka.
akun instagram mendekor indonesia berisi tentang home decor

       Ilmu yang aku peroleh semakin bertambah saat aku mengikuti talkshow & blogger gathering bersama komunitas Indonesia Social Blogpreneur (ISB) tentang serba-serbi menata rumah pada tanggal 31 Juli 2019 di Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019. Acara tersebut merupakan rangkaian dari pameran properti terbesar yang berlangsung selama 27 Juli – 4 Agustus 2019 di Hall A dan Hall B, Balai Sidang, Jakarta Convention Center, Senayan. IPEX 2019 ini sudah terlaksana berkat kolaborasi hebat dari PT. Bank Tabungan Negara (BTN) persero tbk, DPD Persatuan Perusahaan Real Estate Indonesia (REI) DKI Jakarta, dan PT. Adhouse Clarion Events.
Pameran IPEX diikuti oleh 165 pengembang (developer) yang terdiri dari pengembang KPR Subsidi dan KPR Non Subsidi dengan total proyek properti berjumlah sekitar 650 proyek yang tersebar di seluruh Indonesia. Sesuai rencana, pameran ini digelar sebanyak 3x yaitu bulan Februari, Juli, dan November 2019. Maka, kalau kamu belum datang di awal dan pertengahan bulan ini, jangan sampai terlewatkan untuk datang saat akhir tahun nanti.
Banyak pengalaman berkesan saat aku mengunjungi IPEX 2019. Seperti, pengunjung langsung disodorkan beberapa brosur yang berisi informasi tentang penawaran properti sepanjang perjalanan dari pintu masuk. Jika ada keterangan dari brosur yang tidak jelas, kita bisa langsung menanyakan kepada sales di booth masing-masing. Tenang saja, pekerja marketing dari masing-masing booth siap menyambut ramah para konsumen.
Hal yang lebih seru lagi yaitu saat kita membeli properti. Kita bisa langsung mendapat promo dari para peserta pameran yang berpartisipasi. Selain itu, beberapa rangkaian acara juga dipersiapkan untuk membuat suasana IPEX semakin meriah. Misal talkshow tentang pengembangan properti digital, ILP Spelling Bee Competition 2019, Lomba Mewarnai & Menggambar untuk Anak, band performance, IG Photo Contest, dan masih banyak lagi.
Apalagi untuk masuk ke Indonesia Properti Expo 2019 tidak dikenakan biaya alias free. Cukup registrasi saja melalui komputer yang sudah disediakan di pintu masuk. Setelah itu, tangan kita akan distempel sebagai bukti pengunjung untuk pameran ini.
Suasana pintu masuk IPEX 2019
dokumentasi IPEX
 Aku puas berkeliling mengitari area IPEX sebelum talkshow dimulai. Ada banyak pilihan yang cocok dihati, seperti hunian eksklusif di kawasan BSD yang harganya 300 juta, condotel di Bogor yang punya promo buy 1 get 1, sampai LRT City yang menawarkan apartemen dekat dengan sarana transportasi publik yang memadai. Aku sampai bingung mau memilih yang mana.
Intinya, kita harus menyesuaikan dengan anggaran yang kita punya. Lihat lagi fasilitas didalamnya dan jangan lupa perhatikan lokasi yang memiliki akses strategis. Tak perlu ragu untuk bertanya karena malu bertanya akan sesat selama di pameran. Haha 😀😁

talkshow dan blogger gathering tentang serba-serbi menata rumah

Sebelum aku menentukan pilihan properti yang pas di hati, aku mau berbagi informasi juga seputar ilmu yang telah diberikan saat sesi talkshow yang telah aku ikuti. Pembicara pertama dihadirkan sosok Adelya VK yang akrab disapa mbak Adel. Kalau dikepoin dari akun instagramnya, tentu sosok influencer ini begitu menginspirasi karena sering berbagi foto ruang dengan caption yang mengandung informasi untuk menata rumah.
Mbak Adel memiliki rumah tipe 33/60, tetapi dia bisa menatanya dengan indah. Ia menerapkan konsep small space living. Artinya, hidup di ruang kecil dan membutuhkan gaya hidup yang disederhanakan karena lebih sedikit ruang berarti lebih sedikit space untuk barang tambahan.
   Ada 5 tema dekorasi rumah yang bisa kita terapkan untuk membuat bagian dari rumah menjadi lebih hidup atau lebih bermakna. Adapun konsep tersebut, yaitu:

1.    Rustic
     Tema rumah ini akan didominasi oleh unsur natural atau alam. Pemilihan material yang digunakan seperi kayu, logam, atau batu yang tidak dihaluskan (tidak diamplas). Penghuni rumah lebih senang karena kehidupannya ingin menyatu dengan alam. Contoh dekorasi yang bisa dibuat seperti wastafel dari kayu, rak dari ranting pohon atau tangga, tali tambang untuk pegangan tangga, dan masih banyak ide kreasi lain.

2.    French Country 
        Tema dekorasi rumah ini sering disebut dengan gaya elegan. Biasanya hal ini terlihat dari pilihan material yang berkelas dan terkesan mewah. Para penghuni akan memilih furnitur seperti kursi dengan ukiran atau lemari besar para bangsawan.

3.    Bohemian
   Selera desain rumah ini kaya akan penggunaan warna, tekstur, dan berlapis. Mereka yang menerapkan konsep ini akan memilih warna yang cenderung lembut dengan tone bersahaja sehingga memberi suasana tenang. Untuk material yang digunakan biasanya dipadu padan dengan furnitur yang mengkilap dan licin. Banyak juga yang memilih barang antik atau elemen dekorasi bergaya vintage untuk menerapkan tema ini.

4.    Scandinavian
        Karakteristik rumah ini lebih mengarah pada simpel, minimalis, dan fungsional. Pemilihan warna terlihat lebih netral. Sementara material yang digunakan terkesan sederhana seperti kayu solid atau plywood. Tema rumah ini lebih mengutamakan kerapian.

5.    Japanese/Korean (modern)
Tema ini merupakan tema yang disukai oleh mbak Adel karena tonenya selalu terlihat indah di mata. Tema rumah seperti ini juga membuat ruang terlihat lebih luas dari segi garis, bentuk, dan elemen penting lain yang menampilkan estetika desain. Biasanya, rumah dengan tipe ini lebih suka menggunakan pintu geser dan memilih sofa tanpa sandaran bahu maupun tangan.

Nah, tema rumah mana yang jadi favoritmu??
ada 5 tema rumah yang bisa dijadikan patokan untuk menata rumah

Narasumber yang kedua yaitu Mbak Zata Ligouw. Tentu pembicara ini memang sudah menjadi idolaku sejak dahulu. Seorang mompreneur yang berprofesi sebagai blogger ini turut berbagi tips menata ruang kerja yang ada di rumah. 
Jika ukuran rumah kita sederhana, maka elemen yang harus diutamakan yaitu meja kerja. Pemilihan meja kerja bisa menggunakan meja lama yang sudah ada atau membeli baru. Dipastikan bahwa meja dalam kondisi ergonomis.
Selain itu, ada 3 hal yang harus diperhatikan untuk membuat suasana ruang kerja di dalam rumah menjadi nyaman, diantaranya:
1. Fungsi pencahayaan
Penerangan yang redup biasanya bikin kita kantuk. Tentu ruang kerja harus memiliki penerangan yang maksimal sehingga semangat untuk menyelesaikan deadline lebih optimal.
Ruang kerja juga harus dipastikan tidak terlalu terang atau menyilaukan. Jika ada pencahayaan seperti itu dikhawatirkan bisa menyiksa mata. Diperlukan tata cahaya yang tepat seperti pencahayaan yang merata sehingga bisa sesuai dengan aktivitas dan kebutuhan kita di meja kerja. Pastikan juga menggunakan lampu yang hemat energi karena dari situ kita turut menjaga bumi!

2. Fungsi aksesoris 
Pemilihan aksesoris untuk meja kerja tak perlu membuat meja terlihat penuh. Kita bisa memaksimalkan dinding pada meja kerja untuk menaruh papan mood board. Papan ini bisa kita gunakan untuk menempel kalender, post it, atau to do list lain. Aksesoris yang ditampilkan tentu harus menunjang pekerjaan dan mempercantik ruangan.
3. Fungsi tanaman 
Selain ventilasi udara, tanaman juga dipercaya bisa membawa suasana kerja di dalam rumah semakin bergairah. Ide segar kadang datang dari hal tak terduga. Kita bisa memilih tanaman mungil yang sesuai dengan ukuran ruang kerja. Tanaman ini mampu meningkatkan mood dan produktivitas, meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta membuat rileks dan mengurangi stres.

Selain 3 hal di atas, mbak Zata juga memberi trik bagi kita yang sering bekerja dari rumah. Kita juga harus menyediakan spot atau pojok ruang untuk menaruh cemilan. Hal ini diperlukan untuk antisipasi kita tidak terlalu membuang waktu hanya untuk bolak-balik ke dapur.
 
konsep ruang kerja ala blogger, Zata Ligouw
sumber: www.zataligouw.com

Kalau boleh jujur, tips dan trik yang diberikan oleh kedua pembicara tersebut sangat berfaedah dan ingin segera aku amalkan teorinya. Ternyata banyak hal yang bisa disiasati meski rumah yang kita tempati berukuran mini. Eksplorasi yang tepat menjadi kata kunci untuk menata rumah sehingga membuat betah para penghuni. #EnaknyaPunyaProperti

Rumah minimalis pun terasa nyaman jika pola pikir kreatif kita bisa dimaksimalkan untuk menata rumah. Tak boleh tunda lagi, ayo dekorasi rumah kita sekarang juga. Jangan sampai ketinggalan untuk datang ke IPEX 2019 akhir tahun nanti ya. Simak terus linimasa media sosialnya https://www.instagram.com/indonesiapropertiexpo

Enjoy Living!

14 komentar:

  1. Aku paling suka tema scandinavian karena simple dan elegan tampilannya. Rustic juga suka, sih, karena banyak unsur kayu dan tanaman gitu, lebih menenangkan aja kalo di aku rasanya. Happy deh bisa dapat banyak ilmu soal penataan rumah dan ruang kerja di talkshownya.

    BalasHapus
  2. Dulu pernah punya cita2 punya ruang kerja yang ada tanamannya gitu di rumah, biar ga bosen ke luar rumah mulu. Wah asyik ya talkshownya, dapet ilmu banyak ttg penataan rumah

    BalasHapus
  3. aku suka nih quote nya hehe.. taun lalu ke expo ini juga dan mayan banget dapat ilmu cara menata ruangan yang baik!

    BalasHapus
  4. Desain interior rumah-rumah sekarang emang asyik-asyik ya, bisa jadi antara satu ruang dan ruang yang lain beda konsep, tapi dengan paduan warna yang cucok

    BalasHapus
  5. Pernah lihat feed ig mba Zata Ligouw postingan desain interior rumahnya memang kece, suka deh, pas banget jadi pemateri, impian saya juga punya rumah dengan desain instragamable hehe

    BalasHapus
  6. Wihh kak dateng ke acara properti expo ya disini banyak banget rumah dan apartemen yg ditawarkan dan apalagi pas banget kakak dateng pas ada workshop menambah ilmu deh jadinya gimana sih tatanan rumah yg kita idam idamkan

    BalasHapus
  7. Tiap main ke properti expo pasti gatel pengin beli2. Hahaha... Aku suka liatin rumah2 yg desain interiornya bagus2 dan bertema. Tapi rumahku sendiri tanpa tema. Hahaha. Karna kalo mau diturutin modalnya gede juga yaa

    BalasHapus
  8. Siapa pun pastinya ingin punya rumah yang nyaman. Termasuk saya tentunya. Rasanya ingin menata rumah dengan gaya minimalis, yang disesuaikan dengan budget, pastinya

    BalasHapus
  9. Selalu mupeng tiap lihat dekorasi rumah keren, minimalis, dan rapi. Tapi selalu gagal kalo praktik hehehe

    BalasHapus
  10. Duh mba zataaa..my fave banget. Mba xata sih menurut aku tipe urban mama banget,jadi ga salah kalo tipe penataan rumahnya modern dan inspiratif terutama buat yang profesinya sama2 blogger ya

    BalasHapus
  11. Pengen banget memang rumah yang rapih dan instagrammble tapi suka malas euy beberesnya. Kayaknya harus butuh design decor rumah kali ya.

    BalasHapus
  12. Saya suka dengan konsep property expo yang semakin variatif dan berwarna di setiap tahunnya, jadi sebagai konsumen kita jadi benar-benar terbantu dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan.

    BalasHapus
  13. wah kalau main ke Indonesia property expo gini pasti dapat banyak ide keren nih untuk dekor rumah mungilku

    BalasHapus
  14. Aku setuju sama konsep rumah minimalis, apapun modelnya. Intinya kita lebih bisa hemat barang, hemat tempat, hemat uang,dan hemat uang karena mengaplikasikannya.

    BalasHapus